Organisasi Di Pramuka

Gugusdepan

Gugusdepan adalah suatu kesatuan organik terdepan dalam Gerakan Pramuka yang merupakan wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraan kepramukaan.

Gugusdepan lengkap merupakan pangkalan keanggotaan bagi anggota muda, anggota dewasa muda dan anggota dewasa serta wadah pembinaan bagi anggota muda dan anggota dewasa muda yang terdiri atas :

§ Perindukan Siaga.

§ Pasukan Penggalang.

§ Ambalan Penegak.

§ Racana Pandega.

Anggota putera dan anggota puteri dihimpun secara terpisah dalam gugusdepan.

Anggota Gerakan Pramuka yang menyandang cacat dapat dihimpun dalam gudusdepan tersendiri atau dapat diintegrasikan ke dalam gugusdepan biasa.

Satuan Karya Pramuka

Satuan Karya Pramuka (Saka) merupakan wadah pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan anggota muda dan anggota dewasa muda dalam bidang tertentu serta melakukan kegiatan nyata sebagai pengabdian kepada masyarakat sesuai aspirasi pemuda Indonesia dengan menerapkan prinsip dasar dan metode kepramukaan.

Kegiatan itu menghasilkan pengalaman,  tambahan pengetahuan dan teknologi, keterampilan dan kecakapan yang kelak menjadi bekal hidup anggota muda dan anggota dewasa muda.

Setiap Satuan Karya Pramuka mengkhususkan diri pada pengabdian di bidang tertentu berdasarkan spesialisasi atau keterampilan khusus.

Anggota Satuan Karya Pramuka adalah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putera dan puteri dari gugusdepan di wilayah ranting yang bersangkutan, tanpa melepaskan diri dari keanggotaan gugusdepannya.

Satuan Karya Pramuka dibina oleh Kwartir Ranting/Cabang

Anggota Satuan Karya Pramuka wajib meneruskan pengetahuan dan kemampuannya kepada anggota lain di gugusdepannya sebagai Instruktur Muda.

Anggota Putera dan anggota Puteri dihimpun dalam satuan karya yang terpisah, masing-masing merupakan satuan karya yang berdiri sendiri.

Dewan Kerja Pramuka

Dewan Kerja Pramuka adalah wadah pembinaan dan pengembangan kaderisasi kepemimpinan masa depan Gerakan Pramuka.

Dewan Kerja Pramuka merupakan bagian integral dari kwartir, berkedudukan sebagai badan kelengkapan kwartir yang diberi wewenang dan kepercayaan membantu kwartir menyusun kebijakan dan pengelolaan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega.

Anggota Dewan Kerja Penegak dan Pandega Putera dan Puteri dalam jajaran kwartir dipilih oleh Musyawarah Penegak dan Pandega Putera dan Puteri jajaran kwartir yang bersangkutan kemudian disahkan dan dilantik oleh Ketua Kwartir yang bersangkutan.

Masa bakti Dewan Kerja sama dengan masa bakti kwartirnya.

Apabila Ketua Dewan Kerja Pramuka terpilih seorang putera, maka harus dipilih seorang puteri sebagai Wakil Ketua atau sebaliknya.

Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kerja Pramuka adalah ex-officio anggota kwartir/andalan.

Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka

Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka merupakan bagian integral dari kwartir dan berfungsi sebagai wadah dan pelaksana pusat pembinaan dan pengembangan sumberdaya manusia anggota dewasa.

Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka dapat memberikan pelayanan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat.

Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka berada di tingkat Cabang, Daerah dan Nasional.

Kepala Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka adalah Pelatih Pembina Pramuka Mahir yang ex-officio sebagai andalan kwartir.

Kwartir Ranting

Kwartir Ranting selain menghimpun gugusdepan dan satuan karya yang ada di wilayah kerjanya juga merupakan pangkalan keanggotaan bagi anggota dewasa yang ada pada jajarannya.

Kwartir Ranting merupakan jajaran yang berfungsi sebagai koordinator pelaksanaan kegiatan Gerakan Pramuka.

Kwartir Ranting dilengkapi dengan antara lain :

§ Dewan Kerja Pramuka tingkat Ranting (DKR)

§ Wadah Keanggotaan bagi anggota dewasa.

Kwartir Cabang

Kwartir Cabang selain menghimpun ranting-ranting yang ada di wilayah kerjanya juga menjadi pangkalan keanggotaan bagi anggota dewasa yang ada di jajarannya.

Kwartir Cabang merupakan jajaran yang berfungsi sebagai pengendali operasional kegiatan Gerakan Pramuka dan administrasi pangkal. Dalam melaksanakan fungsinya ini, cabang melakukan pembinaan sampai ke tingkat gugusdepan dan satuan karya pramuka.

Kwartir Cabang dilengkapi dengan antara lain:

§ Dewan Kerja Pramuka tingkat Cabang (DKC)

§ Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Cabang (Lemdikacab)

§ Wadah keanggotaan bagi anggota dewasa.

Kwartir Daerah

Kwartir Daerah selain menghimpun cabang-cabang yang ada di wilayah kerjanya juga menjadi pangkalan keanggotaan bagi anggota dewasa yang ada di jajarannya.

Kwartir Daerah merupakan jajaran yang berfungsi sebagai pengendali menejerial Gerakan Pramuka di tingkat daerah. Dalam melaksanakan fungsi ini, Kwartir Daerah melakukan pembinaan sampai ke tingkat ranting.

Kwartir Daerah dilengkapi dengan antara lain:

§ Dewan Kerja Pramuka tingkat Daerah (DKD)

§ Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Daerah (Lemdikada)

§ Wadah keanggotaan bagi anggota dewasa.

Kwartir Nasional

Kwartir Nasional selain menghimpun daerah-daerah seluruh Indonesia juga menghimpun gugusdepan-gugusdepan di perwakilan-perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dan menjadi pangkalan keanggotaan bagi anggota dewasa yang ada dijajarannya.

Kwartir Nasional merupakan jajaran yang berfungsi sebagai pemegang kebijakan strategi Gerakan Pramuka. Dalam melaksanakan fungsi ini dilaksanakan pembinaan menejerial Kwartir Daerah.

Kwartir Nasional dilengkapi dengan antara lain :

§ Dewan Kerja Pramuka tingkat Nasional (DKN)

§ Lembaga Pendidikan Kader Gerakan Pramuka Tingkat Nasional (Lemdikanas)

§ Wadah keanggotaan bagi anggota dewasa.

Dewan Kehormatan Gerakan Pramuka

Dewan Kehormatan Gerakan Pramuka merupakan badan tetap yang dibentuk oleh gugusdepan atau kwartir sebagai badan yang menetapkan pemberian anugerah, penghargaan dan sanksi, dengan tugas:

§ Menilai sikap dan perilaku anggota Gerakan Pramuka yang melanggar kode kehormatan atau merugikan nama baik Gerakan Pramuka;

§ Menilai sikap, perilaku, dan jasa seseorang untuk mendapatkan anugerah, penghargaan berupa tanda jasa.

Dewan Kehormatan beranggotakan lima orang yang terdiri atas unsur-unsur sebagai berikut:

Dewan Kehormatan Kwartir diusahakan terdiri atas:

§ Anggota Majelis Pembimbing

§ Andalan

§ dibantu oleh staf kwartir

Dewan Kehormatan Gugusdepan terdiri atas:

§ Anggota Majelis Pembimbing Gugusdepan

§ Pembina Gugusdepan

§ Pembina Pramuka

Pembantu Andalan

Ketua kwartir dapat mengangkat pembantu andalan yang bertugas untuk menangani hal-hal yang memerlukan keahlian khusus.

Masa bakti pembantu andalan sama dengan masa bakti kwartir.

Badan Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka

Badan Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka adalah badan independen yang dibentuk oleh Musyawarah Nasional, Musyawarah Daerah, Musyawarah Cabang, Musyawarah Ranting atau Musyawarah Gugusdepan dan bertugas untuk melakukan audit keuangan kwartir atau gugusdepan untuk dilaporkan kepada musyawarah.

Masa bakti Badan Pemeriksa Keuangan Gerakan Pramuka sama dengan masa bakti kwartir atau gugusdepan.

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: